Kebanggaan! 350 “Combat Cars” oleh Pindad Digunakan di dunia

Hasil gambar untuk mobil tempur pindad

Menteri Negara BUMN (BUMN) Rini Soemarno mengatakan bahwa 350 tank Panza yang dikendarai oleh An Pinen saat ini sedang diproduksi oleh PBB. Rini mengatakan dia bangga dengan hasilnya.

“Kami sangat maju, sekarang ada lebih dari 350 unit yang digunakan oleh PBB, sehingga tidak hanya bangga dengan PT Pindad, tetapi juga orang Indonesia,” kata Rini saat menghadiri jalani jubilee PT Pindad bergabung dengan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (4/4/2014).

Rini mengatakan produksi peralatan anti huru hara Pindad akan terus tumbuh. Bahkan, dia sedang menunggu produksi tangki menengah buatan PT Pindad.

“Sekarang proses tangki tengah sedang dipersiapkan, kami berharap ini akan digunakan oleh dunia juga, dan saya bangga dengan orang-orang muda di Pindad yang telah melakukan perbaikan,” katanya.

Pada kesempatan ini, Rini juga mengatakan bahwa industri pertahanan sedang berkembang di Indonesia. Selain kendaraan darat, Indonesia saat ini sedang mengembangkan kapal selam bekerja sama dengan Korea Selatan

“Jadi keadaan membaik seperti di negara-negara ASEAN dan sekarang sepertinya Indonesia membeli peralatan pertahanan,” katanya.

Pada saat yang sama, presiden PT Pindad Abraham Mose mengatakan perusahaan akan terus memperluas produksi Anoa. Salah satunya adalah menemukan jenis mesin lain yang cocok untuk Anoa. Sejauh ini, Peanads Anoa masih menggunakan mesin Renault dari Eropa.

“Tidak ada yang tersisa (mesin Renault), tapi kami tidak bisa mengandalkan mereka lagi, jadi kami mencari alternatif, solusi yang tidak bergantung pada Renault.” Dapat dikatakan bahwa pilihan pemasok lain tidak terlalu rumit dan lebih solid. Karena produk teknologi tinggi biasanya merupakan biaya inovasi teknologi, kami mencari jenis mesin yang sama, tetapi kami memiliki kemampuan yang andal. “Kata Musa.

Kebanggaan! 350 “Combat Cars” oleh Pindad Digunakan di dunia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top