Tentang langkah-langkah Amazon Perluas Internet melalui satelit Kompetitif

Hasil gambar untuk amazon

Industri luar angkasa didorong oleh kehadiran Amazon, yang bertujuan untuk meluncurkan ribuan satelit Internet broadband di orbit dekat-Bumi. Sebelumnya ada SpaceX, OneWeb dan Facebook.

Ambisi Amazon adalah menerbangkan 3.236 satelit di orbit dekat Bumi untuk menyediakan akses Internet di daerah yang masih terisolasi dari jangkauan dunia maya. Misi ini disebut Proyek Kuiper.

Proyek Kuiper, yang dikelola oleh Kuiper Systems LLC, telah memilih orbit rendah karena dianggap murah dan latensi lebih menguntungkan, seperti yang diumumkan The Verge pada Sabtu (4/6/2014).

Telah diklaim bahwa ribuan satelit Proyek Kuiper dibagi menjadi tiga ketinggian yang berbeda. Ada 784 satelit lebih dari 590 km, 1.296 satelit lebih dari 609 km dan 1.156 satelit lebih dari 629 km.

Satelit Amazon mengisi slot orbitnya hingga 56 derajat utara (sekitar Skotlandia) dan 56 derajat selatan (sekitar ujung Amerika Selatan). Wilayah ini secara teoritis mencakup lebih dari 95% populasi dunia.

Sebelum ke Amazon, SpaceX memiliki ambisi untuk membawa sejumlah besar satelit ke pasar untuk mengatasi ketersediaan akses Internet di seluruh dunia. SpaceX berencana untuk meluncurkan hingga 12.000 satelit. Lalu ada OneWeb, yang ingin meluncurkan 650 satelit, dan Facebook juga mengembangkan internet melalui satelit.

Untuk mendukung proyek Kuiper, stasiun terestrial diperlukan untuk berkomunikasi dengan satelit. Dan tahun lalu, perusahaan yang didirikan oleh Jeff Bezos mempersembahkan AWS Ground Station, layanan komputasi awan yang memungkinkan komunikasi dari luar angkasa.

Tentang langkah-langkah Amazon Perluas Internet melalui satelit Kompetitif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top