Kalah dari Persib, Djanur Tetap Berambisi Barito Putera Siap Berkutat Liga 1 2020

Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, percaya pasukannya siap untuk berlayar kompetisi di jadwal Liga 1 musim 2020, meskipun kalah 1-2 dalam pertandingan uji coba melawan Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Jika Anda pernah melihat pertandingan sebelumnya, Anda bisa mengatakan kami siap untuk kompetisi 1 2020. Saya tidak berpikir itu memalukan, meskipun kami kalah 1-2. “Secara umum, kinerja kami percaya diri dan cukup kompak, meskipun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki untuk sisa waktu,” kata Djanur, sapaan Djadjang Nurdjaman seusai pertandingan.

Djanur bersyukur bahwa ia dapat menunjukkan pemain muda Barito Putera, seperti Muhammad Rafi (19 tahun) dan Bagas Kaffa (18 tahun), yang tampaknya mampu memberikan kompensasi kepada pemain senior dan pemain asing. Tapi selamat untuk Persib karena memenangkan tes ini. Ini tentu akan memberi mereka lebih percaya diri, kata Djanur. Djanur memperkirakan bahwa Persib tentu akan menjadi salah satu pesaing tangguh untuk pasukannya di kompetisi musim ini. Semua tim ingin menang, bahkan jika manajer kami tidak fokus tahun ini. Tetapi ketika ditanya siapa kandidat atau pesaing, banyak klub benar-benar mempersiapkan dengan sangat serius tahun ini, terutama melalui penggunaan pemain, kata Djanur.

Setelah konfrontasi dengan Persib, Barito Putera dijadwalkan untuk menguji melawan Persib U-20 di Bandung. Di sisi lain, pelatih Persib Bandung Robert Albert menghargai kemajuan yang ditunjukkan timnya selama pramusim melawan liga, Liga 1 2020. Sudah hampir dua bulan sejak tim Maung Bandung sedang dalam persiapan sebelum muncul dalam permainan lempar tertinggi di Indonesia. sepak bola. Selama periode ini, Robert mengakui bahwa ia cukup senang melihat kemajuan yang ditunjukkan oleh Supardi dan teman-temannya. Ahli taktik Belanda juga memperkirakan bahwa para pemain Persib telah memahami program permainan yang akan digunakan, termasuk kombinasi umpan pendek.

Mantan pelatih PSM Makassar tersebut berkata, bagaimanapun, Persib Bandung masih memiliki beberapa kekurangan. Salah satu hal yang perlu dievaluasi dan ditingkatkan adalah kemampuan yang dapat digunakan pemain untuk mengelola bola. Robert melihat kekurangannya dan mengklaim bahwa ia bekerja keras untuk menyelesaikan kekurangan Persib di sisa waktu yang tersedia. Pelatih berusia 65 tahun itu mengatakan bahwa kekurangan itu harus segera diatasi, karena liga 1 2020 diluncurkan pada akhir Februari.

Kalah dari Persib, Djanur Tetap Berambisi Barito Putera Siap Berkutat Liga 1 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top